Catatan Etja

December 14, 2007

Synaesthesia, Kelainan yang Asyik

Filed under: Medical, Scientific — Tags: , , — etja @ 3:48 am

Synaesthesia berasal dr bahasa latin syn yg artinya bersatu dan aesthesia yg artinya persepsi. Dengan kata lain synaesthesia dapat diartikan sebagai sbuah persepsi yang bersatu.

Synaesthesia (not to be confused ama majas synaesthsia) adalah sebuah “kelainan” neurologis ketika sebuah rangsagan atau stimulus pada satu reseptor akan menginduksi stimulus pada reseptor lain.

Synaesthesia sendiri memilike banyak variasi dan jenis. Peneliti biasanya menggambarkan kelainan ini dg simbol X –> Y, dimana X adalah trigger persepsi pertama dan Y adalah result 2ndary perception.

Contoh2 synaesthesia :
1. Grapheme(huruf/angka) –> Warna
Seseorang dg synaesthesia ini memiliki asosiasi warna tersendiri terhadap huruf atau angka. Dengan kata lain, ketika dia melihat huruf “A” otaknya akan mempersepsikan huruf tersebut tidak hanya sebagai huruf “A” tetapi juga sebagai warna merah.
berikut testimoni seorang synaesthetes grapheme –> color

Richard Feynman dan Tesla adalah contoh lain individu dg graphem–>color synaesthesia.
2. Sound –> Color
Seseorang dg synaesteshia jenis ini memiliki asosiasi warna untuk setiap bunyi. Musisi2 terkenal seperti Duke Ellington (timbre → color), Franz Liszt (music → color), Nikolai Rimsky-Korsakov, dan Olivier Messiaen mengalami synaesthesia dalam varian ini.

3.Phonemes –> Movement
seorang synaesthesia jenis ini akan memiliki persepsi gerak tersendiri untuk setiap phoneme yg dia dengar. Dengan kata lain jika ia mendengar sebuah kata, selain mendengar kata itu dia juga akan mempersepsikan berbagai jenis gerakan2 dalam otaknya.

4. Phonemes –> Gustatory
Jenis ini termasuk jenis yang langka, dimana ketika mendengar bunyi suku kata tertentu akan merangsang timbulnya sensasi rasa di lidahnya. Bisa jadi, orang dg kondisi ini akan merasakan rasa manis ketika mendengar kata “Pot”

5. etc

Jenis2 synaesthesia lain masih sangat banyak, dan penelitian ke arah ini masih sangat sedikit dilakukan. Namun suatu fakta yg menarik adalah bahwa walaupun ini merupakan sebuah “kelainan” neurologis, kondisi ini tidak digolongkan sebagai sebuah penyakit, karena individu dg kondisi ini kebanyakan tidak merasa terganggu, bahkan, pada beberapa kasus, merasa nyaman dg kondisi ini.

Synaesthesia tidak dapat dibuat2 karena synaesthesia terjadi karena jalur syaraf di otak yg seharusnya mengalami degenerasi tidak mengalamai degenerasi sehingga mengakibatkan joined perception.

============================

Adakah diantara rekan2 disini yg synaesthetes ??🙂

1 Comment »

  1. wow.. boleh juga penjelasannya. Maaf, kalo boleh tau, ada gak link yang khusus ngebahas Synaesthesia unutk sound? Saya juga lagi ngerjain tugas yang berhubungan sama ini. Thnx looohhh..

    Comment by we-i — August 24, 2008 @ 5:05 pm


RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: